![]() |
| bibit belut |
Kali ini saya akan memberikan “tips cara usaha budidaya belut” terdapat 2 cara dalam pembudidayaan belut yaitu tehknik lumpur dan tehknik air bening. Perbedaan kedua cara tersebut pasti juga sangat berpengaruh terhadap pembiayaan yang di keluarkan.,perawatan dan hasil panen yang di dapat.
Tips Cara Usaha Budidaya Belut Dalam dunia agribisnis khususnya membudidayakan belut setidaknya di butuhkan keahlian terutama dalam hal perawatan, meski terlihat simple namun tetap membutuhkan skil. Terdapat 2 jenis belut yang kini sangat booming di pasaran yaitubelut rawa synbrancus dan jenis belut sawah monopterus albus, belut merupakan hewan jenis hermaprodit yang dalam usia 0-6 bulan berjenis kelamin betina dan akan berubah menjadi jantan antara usia 7 bulan. Masa subur belut antara 2 bulan hingga 3 bulan siap panen.
Berikut
jenis jenis belut dan tata cara tahapan tahapan budidaya hingga siap panen.
1. Jenis belut yang laris di pasaran
a. Belut sawah (monopetrus albus)
- warna kulit lebih cerah, hitam kekuningan
- memiliki mata yang lebih kecil
- perbandingan diameter panjang badan 1:20,diameter 1cm panjang 20cm
- habitat tanah berlumpur dengan sedikit air,seperti areal persawahan.
- daging lebih tebal dan gurih
- baik di budidayakan di media tempat berlumpur.
1. Jenis belut yang laris di pasaran
a. Belut sawah (monopetrus albus)
- warna kulit lebih cerah, hitam kekuningan
- memiliki mata yang lebih kecil
- perbandingan diameter panjang badan 1:20,diameter 1cm panjang 20cm
- habitat tanah berlumpur dengan sedikit air,seperti areal persawahan.
- daging lebih tebal dan gurih
- baik di budidayakan di media tempat berlumpur.
b. Belut rawa (synbrancus)
- belut rawa biasanya lebih mudah di budidayakan karena medianya tanpa lumpur
- warna kulit lebih gelap kehitaman
- memiliki mata lebih lebar
- perbandngan diameter dan panjang badan 1:30,diameter 1cm panjang 30 cm
- habitat di air dengan sedikit lumpur
- daging lebih tipis jika di banding kan dengan belut sawah.
- belut rawa biasanya lebih mudah di budidayakan karena medianya tanpa lumpur
- warna kulit lebih gelap kehitaman
- memiliki mata lebih lebar
- perbandngan diameter dan panjang badan 1:30,diameter 1cm panjang 30 cm
- habitat di air dengan sedikit lumpur
- daging lebih tipis jika di banding kan dengan belut sawah.
2.Faktor utama yang harus di pergunakandalam
budidaya belut
a. Budidaya media lumpur
- kondisi lumpur tidak dalam kondisi kering, haruas tetap basah.
- gunakan air sungai sebagai media tambahan. Dengan menggunakan air sungai tingkat
kematian 5-10%.
- wadah sebagai tempat budidaya bisa menggunakan drum atau tong.
- letakan wadah di luar ruangan agar selalu terkena sinar matahari.
- tingkat kepadatan benih saat tebar 1 kg per meter persegi.
- kelebihan budidaya belut lumpur adalah belut bisa berkembang biak sendiri.
a. Budidaya media lumpur
- kondisi lumpur tidak dalam kondisi kering, haruas tetap basah.
- gunakan air sungai sebagai media tambahan. Dengan menggunakan air sungai tingkat
kematian 5-10%.
- wadah sebagai tempat budidaya bisa menggunakan drum atau tong.
- letakan wadah di luar ruangan agar selalu terkena sinar matahari.
- tingkat kepadatan benih saat tebar 1 kg per meter persegi.
- kelebihan budidaya belut lumpur adalah belut bisa berkembang biak sendiri.
![]() |
| tips cara usaha budidaya belut |
b Budidaya air bening
- gunakan air sungai sebagai medias utama, untuk hasil yang lebih bagus media bisa
menggunakan air mineral isi ulang dengan tingkat kematian 1%,ph air 5-7.
- berikan kedebong pisang atau tumbuhan enceng gondok sebagai tempat perlindungan
belut.
- wadah yang di pergunakan bisa menggunakan Styrofoam atau aquarium yang sifatnya bisa
menampung air
- letakan wadah di ruangan untuk menjaga suhu air dan sebagai pelindung dari sinar
matahari.
- kepadatan benih saat tebar 25 kg per meter persegi
- meski tak dapat berkembang biak, kelebihan menggunakan tehknik air bening adalah
kepadatan saat tebar bisa lebih banyak.
3.Ciri
bibit belut
b. Ciri bibit belut yang patut di budidayakan
- tidak terdapat luka pada bibit,luka biasanya di tandai dengan bintik putih seperti garis di
permukaan tubuh atau merah lebam.
- gerakan bibit lincah dan agresif, selalu mendongakkan kepala ke atas dengan
cepat(mengambil oksigen)lalu ke bawah lagi.
- terlihat sehat, saat di pegang tubuhnya keras dan selalu meronta saat di genggam.
- ukuran bibit beragam, bibit yang di masukan ke dalam wadah pembesaran ukurannya harus
seragam untuk meminimalisir kanibalisme.
b. Ciri bibit belut yang tak bagus di
budidayakan b. Ciri bibit belut yang patut di budidayakan
- tidak terdapat luka pada bibit,luka biasanya di tandai dengan bintik putih seperti garis di
permukaan tubuh atau merah lebam.
- gerakan bibit lincah dan agresif, selalu mendongakkan kepala ke atas dengan
cepat(mengambil oksigen)lalu ke bawah lagi.
- terlihat sehat, saat di pegang tubuhnya keras dan selalu meronta saat di genggam.
- ukuran bibit beragam, bibit yang di masukan ke dalam wadah pembesaran ukurannya harus
seragam untuk meminimalisir kanibalisme.
- bibit belut berwarna hitam dari kepala hingga ekor, bibit ini tak bias tumbuh besar.
- ukuran bibit tidak proporsional, kepala besar badan kecil.
- bibit dalam kondisi lemas dan mengeluarkan luka/nanah.
- nafsu makan bibit rendah dan pertumbuhannya lambat.


Tidak ada komentar :
Posting Komentar